Bagi sebagian orang berkunjung ke kota tertentu tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi jajanan pasar khas dan otentik yang ada disana, salah satunya di kota Malang. Kota yang terkenal dengan kuliner ini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner bagi para wisatawan. Saat berkunjung, ada baiknya jika kamu mencoba beberapa jajanan pasar berikut:
1. Onde-onde
Hampir tersedia di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di area pecinan, Onde-onde juga wajib kamu cicipi di Kota Malang. Onde-onde adalah jajanan pasar yang dibuat dari tepung terigu atau ketan yang digoreng atau direbus. Memiliki bentuk bulat yang khas dengan ditaburi biji wijen. Kini ada cukup ragam onde-onde yang bisa kamu temui, ada yang cukup terkenal dengan isian bubuk kacang hijau, ada pula yang berisi parutan kelapa atau diisi pasta kacang merah.
Di Malang, terdapat depot penjual onde-onde legendaris yang bernama Han Tjwan Sing (HTS) yang telah berdiri dari 1027. Depot ini berada di Jl. Dr. Wahidin 123, Lawang. Onde-onde ini cukup terkenal karena rasanya yang kenyal, legit dan tekstur yang lembut. Jika kamu ke Malang, kamu juga bisa membeli onde-onde serupa di Onde-onde Agrin, di jalan Ruko Gadang Square Nomor 18, Satsui Tubun, Gadang.
1. Puthu Lanang
Kue puthu adalah jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras, gula merah, parutan kelapa. Puthu dimasak dengan cara dimasukkan ke bambu kemudian diletakkan di atas kukusan. Kue puthu dimasak dengan cara dikukus. Kue Puthu menjadi salah satu jajanan pasar kota Malang yang terkenal, salah satunya karena terdapat satu pedagang yang menjual kue Puthu yang enak sejak tahun 1935, Bu Supiah Namanya.
Berjualan di gang buntu kawasan Jl. J.A. Suprapto, yang dikenal dengan nama Puthu Celaket. Karena cukup terkenal, kudapan ini memicu banyak penjual yang menggunakan nama Puthu Celaket. Puthu Celaket mengalami perubahan nama menjadi Puthu Lanang, atas saran pelanggan. Puthu Lanang dibuat karena saat itu pemilik belum memiliki cucu laki-laki.
Puthu Lanang menjadi salah satu kudapan favorit karena melegenda, enak, bersih, serta kualitas dan rasa yang terjaga.
3. Carabikang Pendawi
Carabikang atau dikenal kue bikang adalah jajanan tradisional yang memiliki ragam varian dari beberapa daerah di Indonesia, diantaranya bikang mandar (Sulawesi Barat), Bikang Jawa (surabaya), Bingka (Kalimantan Selatan), dan Carabikang (Semarang). Bikang adalah kue yang berbentuk bulat dan mekar seperti bunga, terbuat dari campuran beras, santan kelapa, dan juga gula. Bikang dimasak dalam cetakan, saat sudah berbuih, kue dicongkel dari cetakan sehingga mekar dan berbentuk menyerupai bunga.
Di Jawa Timur, kue ini terkenal khas dari Surabaya, masyarakat umumnya menikmati kue ini di pagi atau sore hari. Jika kamu ke Malang, ada satu tempat legendaris yang memiliki menu andalan kue Bikang, yaitu Bikang Kuno Pendawi. Terletak di Ruko Sawojajar Mas, Blok A nomor 55, Kota Malang. Kedai ini telah buka sejak tahun 1980-an dan masih mempertahankan cita rasa hingga kini. Uniknya, semua jajanan ini dibuat secara dadakan, sehingga pembeli dapat menikmati dalam kondisi baru matang. Tertarik untuk membeli?
4. Surabi Imut
Surabi atau serabi adalah makanan khas Bandung yang sering dinikmati di pagi hari sebagai menu sarapan. Namun hal ini berbeda di Kota Malang, biasanya disantap bersama dengan angsle sebagai kudapan penghangat tubuh di malam hari. Di Kota Malang, kamu dapat menemukan Kedai Surabi Imut, usaha yang membawa kenikmatan surabi di Bandung ke Kota Malang di tahun 2005.
Jajanan tradisional surabi terbuat dari bahan dasar yang sederhana, seperti tepung beras, santan kelapa, dan parutan kelapa. Di Bandung, surabi disajikan dengan kinca, yaitu saus gula merah. Di Malang, surabi imut membuat inovasi dengan menyediakan setidaknya 40 macam varian tambahan toping yang lezat.
5. Lupis, cenil, sawut, ongol-ongol, dan horog-horog
Lupis, cenil, sawut, ongol-ongol, horog-horog, klepon merupakan jajanan pasar khas tradisional yang hampir tersedia di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali di Malang, ada beberapa titik yang bisa kamu kunjungi untuk berburu kuliner tersebut, salah satunya di Putu Pojok Lawas.
Usaha kuliner yang sudah ada sejak 1982 yang bernama Putu Pojok Gajayana karena pada saat itu berjualan di pojok lampu merah Gajayana. Nama berganti karena seiring perpindahan lokasi, dan usaha dilanjutkan oleh anaknya, yaitu Pak Iwan. Putu Pojok Lawas dapat kamu temukan di Jalan Gajayana nomor 572, Dinoyo, dapat ditemui setiap malam di depan ruko toko kue “Mbak Anik”. Jika mayoritas penjual di pagi hari, toko ini menjual di malam hari, mulai dari selepas maghrib hingga pukul 23.00 WIB.
6. Ketan Bubuk Kudusan
Ketan bubuk adalah jajanan pasar tradisional lain yang wajib kamu cicipi selama berkunjung ke kota Malang. Salah satu penjual Ketan Bubuk legendaris yang terkenal adalah Ketan Bubuk Kudusan, berdiri sejak 1970-an.
Ketan bubuk adalah jajanan yang terbuat dari bahan dasar beras ketan yang ditaburi dengan bubuk kacang/kedelai dan parutan kelapa di atasnya. Umumnya memiliki rasa yang manis, gurih, dan sedikit rasa asin.
Kamu bisa mengunjungi Ketan Bubuk Kudusan yang berjualan menggunakan gerobak di Jl. Zainul Arifin No.111, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang (dekat alun-alun kota). Selain disana, usaha ini juga memiliki cabang kedua yang biasanya berjualan menggunakan sepeda motor, berada di antara Jalan Pahlawan Trip dan Jalan Ijen Kota Malang.
Ketan Bubuk Kudusan menawarkan harga yang cukup ramah di kantong berkisar Rp.8.000 ribu hingga Rp18.000. Ketan Bubuk biasanya buka sejak pukul 17.00 sore sampai habis.
7. Heci Ayam
Heci adalah gorengan bakwan sayur khas yang populer di wilayah tertentu di Jawa timur seperti Madiun, Magetan, Ngawi, Nganjuk, serta kuliner khas Bagan/Medan. Umumnya berbentuk bulat tebal (seperti mangkok) dengan isian utama udang, tepung, dan sayuran (kangkung/talas), disajikan renyah dengan cabai rawit atau sambal petis. Heci memiliki bahasa lain seperti weci, bakwan, pia-pia, ote-ote.
Di kota Malang, ada satu penjual terkenal yang berjualan Heci, yaitu Heci Ayam Abah Tar. Berdiri sejak tahun 1986 itu telah memiliki dua cabang sejauh ini. Cabang pertama Heci Ayam Abah Tar terletak di Jl. Sartono S.H No.14, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang (Comboran). Cabang kedua berada di Jl. Danau Bratan C4A-14A, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang.
Heci Ayam Abah Tar juga menjual menu lain selain heci ayam. Mereka menyediakan varian menu lainnya, seperti roti goreng, cakue, angsle, ronde, hingga kacang kuah. Mereka biasa mematok harga varian menu itu berkisar Rp3.000 hingga Rp8.500. Terkenal cukup lama, Heci ayam ini kini selalu ramai diperbincangkan dengan penjualan yang hampir selalu laku keras. Tertarik untuk mencoba?
Jajanan Pasar tradisional mampu membuat kita bernostalgia dengan masa lalu, ada juga yang tertarik karena merindukan cita rasa khas dari kuliner tersebut. Jajanan apa yang sudah pernah kamu coba? Mampir ke malang, jangan lupa beli oleh-olehnya di Buah Tangan!
Bagi anda yang masih bingung untuk membeli oleh-oleh, kunjungi Buah Tangan Pusat Oleh-oleh Batu. Pusat oleh-oleh terlengkap dan nyaman, menyediakan berbagai produk makanan ringan seperti keripik nangka, tempe, dan apel, termasuk bumbu masak khas kota malang batu, seperti rawon. Ada pula, pakaian, dan souvenir khas kota Malang. Tersedia juga daster khas malangan yang cocok untuk oleh-oleh keluarga tersayang.
Buah Tangan adalah salah satu pusat oleh-oleh terdekat yang dapat kamu kunjungi di kota Batu, dengan area strategis yang berdekatan dengan beberapa wahana, seperti Jawa Timur Park, Wisata Edukasi Susu Batu, dan lainnya. Segera kunjungi Buah Tangan Pusat Oleh-oleh Batu!
Produk di pusat oleh-oleh Buah Tangan juga dapat dipesan secara online di Lokapasar Shopee, klik tautan ini
Referensi:
https://www.dapurumami.com/artikel-tips/makanan-khas-malang
https://www.travelmalang.id/rekomendasi-jajanan-tradisional-yang-wajib-dibeli-saat-pergi-ke-malang/
https://www.idntimes.com/food/diet/jajanan-tradisional-di-kota-malang-c1c2-01-wqq2c-8y919v
https://malangkota.go.id/2023/02/13/surabi-imut-jajanan-legendaris-yang-patut-dicoba/

Toko oleh-oleh camilan buah yang renyah, higienis, halal khas kota Malang dan Batu dengan Bahan Baku Premium





Discussion about this post